
Mbrebes Mili turut ambil bagian dalam Jakarta International Trade Expo (JITEX) 2026 yang berlangsung pada 16–19 September 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Kehadiran Mbrebes Mili menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk olahan berbasis komoditas lokal sekaligus memperluas koneksi dengan pelaku usaha, buyer, investor, dan industry leaders yang hadir dalam ajang tersebut.
JITEX 2026 menjadi platform yang mempertemukan berbagai pelaku industri untuk membuka peluang baru, membangun koneksi, dan menggerakkan perekonomian Jakarta. Bagi Mbrebes Mili, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi produk pangan lokal Brebes dan membuka peluang pengembangan pasar yang lebih luas.
Masuk dalam UKM Pangan Award

Dalam rangkaian JITEX 2026, Mbrebes Mili turut masuk dalam UKM Pangan Award. Kehadiran dalam program tersebut menjadi bagian dari perjalanan Mbrebes Mili sebagai UMKM pangan yang mengembangkan komoditas lokal menjadi berbagai produk bernilai tambah.
Menggunakan bawang merah Brebes sebagai salah satu bahan utama, Mbrebes Mili menghadirkan beragam produk olahan seperti bawang goreng, minyak bawang, sambal, minyak wijen, serta produk olahan bawang lainnya.
Membuka Peluang Menuju Pasar Ekspor
Keikutsertaan dalam JITEX 2026 juga menjadi momentum bagi Mbrebes Mili untuk memperluas jaringan bisnis dan memperkenalkan produknya kepada calon buyer maupun mitra potensial. Pertemuan dengan berbagai pelaku usaha dalam satu platform membuka ruang bagi UMKM untuk membangun koneksi dan mengeksplorasi peluang pasar baru.
Bagi Mbrebes Mili, langkah tersebut sejalan dengan perjalanan bisnisnya yang tidak hanya berfokus pada pasar domestik, tetapi juga lebih memperluas lagi jangkauan produk di pasar internasional. Produk olahan bawang khas Brebes yang dikembangkan Mbrebes Mili telah menjadi bagian dari upaya membawa komoditas lokal Indonesia agar dapat dikenal lebih luas.
Melalui JITEX 2026, Mbrebes Mili terus memperkuat langkah untuk mengembangkan bisnis, memperluas jejaring, dan membuka peluang pasar ekspor. Dari Brebes, potensi komoditas lokal diolah menjadi produk pangan bernilai tambah yang siap melangkah ke pasar yang lebih luas.



